Kampanye "Save Our Bantimurung" diserukan Rektor Universitas Negeri
Makassar (UNM) Prof Dr H Arismunandar yang menyerukan kepedulian
terhadap nasib komunitas kupu-kupu yang hampir punah di lokasi obyek
wisata alam Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Mengawali
kampanye Save Our Bantimurung, UNM telah mengadakan pembibitan tanaman
yang disukai Kupu-Kupu, yang telah berlangsung sejak dua bulan lalu,
melalui program KKN yang melibatkan sejumlah mahasiswa UNM dari berbagai
fakultas.
Dahulu, populasi Kupu-Kupu yang hidup di kawasan wisata Bantimurung mencapai 300 spesies, saat ini lebih dari separuhnya telah hilang dan terancam punah. Mencemaskan kepunahan Kupu-Kupu spesies tertentu itulah yang mendorong UNM untuk menghijaukan Bantimurung dengan tanaman yang menjadi santapan Kupu-Kupu dengan harapan Kupu-Kupu akan kembali menyemarakkan Bantimurung.
Hilangnya beberapa spesies Kupu-Kupu di Bantimurung, salah satunya diakibatkan oleh tidak tersedianya jenis tanaman konsumsi Kupu-Kupu yang mengakibatkan Kupu-Kupu berpindah ke kawasan yang lain."Tahun ini, UNM menyediakan beragam program untuk mendukung kampanye Save Our Bantimurung, salah satunya dengan membangun tempat diskusi yang berlokasi tak jauh dari obyek wisata Bantimurung," ujar Rektor. KF/v/MI


0 comments:
Post a Comment